2 Mei 2014

Data Warehouse Untuk Manajemen Perguruan Tinggi. 

Persaingan untuk mendapatkan mahasiswa antar perguruan tinggi tidak dapat dipelakkan lagi seiring dengan pertumbuhan perguruan tinggi [1] yang semakin pesat dan setiap peguruan tinggi harus memperlengkapi dirinya untuk dapat bertahan didalam persaingan yang pada akhirnya perguruan tinggi yang tidak peka akan kalah bersaing dan menutup usahanya. Di tangan yang handal dan tepat database sebagai teknologi penyimpanan transaksi harian yang permanent akan dapat dirubah menjadi sebuah senjata teknologi yang handal untuk menang didalam menghadapi persaingan [2-3]. Tidak pada tempatnya lagi perguruan tinggi hanya mengejar keuntungan semata-mata dengan mengabaikan teknologi yang seharusnya bisa membantu proses bisnis didalam perguruan tinggi tersebut. Dimana biasanya kekalahan didalam persaingan perguruan tinggi hanya bisa menyalahkan manajemen tingkat atas yang tidak pernah diperlengkapi dengan teknologi dan hanya mengandalkan hal yang bersifat tebak-tebak atau perkiraan saja. Tuntutan masyarakat untuk transparansi pendidikan perguruan tinggi dapat terwujud dan memudahkan Dirjen pendidikan tinggi memantau perguruan tinggi secara transparansi [4]. 

Data yang ada pada perguruan tinggi yang begitu besar dan banyak membutuhkan alokasi tempat penyimpanan akan terbantu dan menjadi efisien dengan adanya data warehouse [5]. Dengan adanya data warehouse menangkap seluruh data bisnis proses yang ada dari mulai yang berhadapan dengan mahasiswa sebagai konsumen, proses pengajaran dan keseluruhan sistem informasi yang ada dalam perguruan tinggi [6].


Tak pelak lagi sudah saatnya data warehouse harus diimplementasikan pada perguruan tinggi dan sudah banyak yang menerapkannya [7], bahkan data warehouse digunakan pada proses pembelajaran sebagai proses utama didalam perguruan tinggi [8-10] bahkan lebih dari itu mengarah ke Data mining [11]. Berbeda dengan penelitian pada [8-10] dimana hanya terbatas pada pentingnya penerapan data warehouse pada sebuah universitas, maka penulisan ini akan menekankan dengan nilai kuantitatif sebagai pembuktian bahwa penggunaan data warehouse lebih handal dan efektif dibandingkan database OLTP. Selain itu efisiensi pada bentukan hypercubes akan dijelaskan pada masing-masing pembentukan hypercubes dengan mengurangi tabel dimensi dan menyatukan dalam sebuah tabel dimensi sebagai sebuah improvisasi untuk peningkatan kinerja query sewaktu mengakses data warehouse.

Untuk Lebih lengkap lagi anda dapat mengunduh file dibawah ini.....

  1. Data Warehouse Untuk Manajmen Peguruan Tinggi
  2. Data Warehouse Untuk Sistem Akademik
 Terima Kasih atas kunjungannya dan silahkan komentar....

0 komentar:

Posting Komentar