MEMORI UTAMA
MATA KULIAH : ORGANISASI KOMPUTER
![]() |
DISUSUN OLEH:
1.
Fitra
Sanjaya : 011.01.217
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN DAN ILMU KOMPUTER
STMIK MUSI RAWAS
TAHUN AKADEMIK 2011/2012
KATA
PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada saya sehingga saya berhasil
menyelesaikan Makalah ini yang alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul
“MEMORI UTAMA” Makalah ini berisikan tentang informasi Pengertian MEMORI UTAMA atau
yang lebih khususnya membahas memori, karakteristik sertas perspektif memori.
Diharapkan Makalah ini dapat memberikan informasi kepada kita
semua tentang memori pada komputer. Saya menyadari bahwa Makalah ini masih jauh
dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat
membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan Makalah ini.
Akhir
kata, saya sampaikan terima kasih kepada ibu pembimbing,sehingga saya dapat
menyusunan Makalah ini dari awal sampai akhir. Semoga Allah SWT senantiasa
meridhai segala usaha kita. Amin.
Lubuklinggau, November 2012
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Pada bab ini akan diuraikan secara umum tentang memori
di PC (Personal Computer) yang terdiri dari memori utama seperti memori internal dan memori eksternal. Memori utama
merupakan media penyimpanan dalam bentuk array yang disusun word atau byte,
kapasitas daya simpannya bisa jutaan susunan. Setiap word atau byte mempunyai
alamat tersendiri. Data yang disimpan pada memori utama ini bersifat volatile,
artinya data yang disimpan bersifat sementara dan dipertahankan oleh
sumber-sumber listrik, apabila sumber listrik dimatikan maka datanya akan
hilang.
Memori utama digunakan sebagai media penyimpanan data yang berkaitan
dengan CPU atau perangkat I/O.
B. TUJUAN PERMASALAHAN
Setelah mempelajari materi dalam bab ini, pembaca diharapkan mampu
1. Memahami tentang Macam-macam bentuk dari Memori utama
2. Memahami Jenis- dari Memori Internal dan eksternal
3. Memahami beberapa system memori
BAB II
PEMBAHASAN
2.1. MEMORI
Memori
merupakan bagian dari komputer yang berfungsi sebagai tempat penyimpanan
informasi yang harus diatur dan dijaga sebaik-baiknya. Memori biasanya disebut
juga dengan istilah : computer storage, computer memori atau memori, merupakan
piranti komputer yang digunakan sebagai media penyimpan data dan informasi saat
menggunakan komputer. Memori merupakan bagian yang penting dalam komputer
modern dan letaknya di dalam CPU (Central Processing Unit).
Sebagian
besar komputer memiliki hirarki memori yang terdiri atas tiga level, yaitu:
1.
physical Register di CPU, berada di level teratas.
Informasi yang berada di register dapat diakses dalam satu clock cycle CPU.
2.
Primary Memori (executable memori), berada di level
tengah. Contohnya, RAM. Primary Memori diukur dengan satu byte dalam satu
waktu, secara relatif dapat diakses dengan cepat, dan bersifat volatile
(informasi bisa hilang ketika komputer dimatikan). CPU mengakses memori ini
dengan instruksi single load dan store dalam beberapa clock cycle.
3.
Secondary Memori, berada di level bawah. Contohnya,
disk atau tape. Secondary Memori diukur sebagai kumpulan dari bytes (block of
bytes), waktu aksesnya lambat, dan bersifat non-volatile (informasi tetap
tersimpan ketika komputer dimatikan). Memori ini diterapkan di storage device,
jadi akses meliputi aksi oleh driver dan device.
Komputer
yang lebih canggih memiliki level yang lebih banyak pada sistem hirarki
memorinya, yaitu cache memori dan bentuk lain dari secondary memori seperti rotating
magnetic memori, optical memori, dan sequntially access memori. Akan tetapi,
masing-masing level ini hanya sebuah penyempurnaan salah satu dari tiga level
dasar yang telah dijelaskan sebelumnya. Bagian dari sistem operasi yang
mengatur hirarki memori disebut dengan memori manager. Di era multiprogramming
ini, memori manager digunakan untuk mencegah satu proses dari penulisan dan
pembacaan oleh proses lain yang dilokasikan di primary memori, mengatur
swapping antara memori utama dan disk ketika memori utama terlalu kecil untuk
memegang semua proses.
Penggunaan
Memori
Komponen
utama dalam sistem komputer adalah Arithmetic Logic Unit (ALU), Control
Circuitry, Storage Space dan piranti Input/Output. Jika tanpa memori, maka
komputer hanya berfungsi sebagai digital signal processing devices, contohnya
kalkulator atau media player. Kemampuan memori untuk menyimpan data, instruksi
dan informasi-lah yang membuat komputer dapat disebut sebagai general-purpose
komputer.Komputer merupakan piranti digital,
Cache memori
Memori berkapasitas terbatas, memori ini berkecepatan
tinggi dan lebih mahal dibandingkan memori utama. Berada diantara memori utama
dan register pemroses, berfungsi agar pemroses tidak langsung mengacu kepada
memori utama tetapi di cache memori yang kecepatan aksesnya yang lebih tinggi,
metode menggunakan cache memori ini akan meningkatkan kinerja sistem.
Cache memori adalah tipe RAM tercepat yang ada, dan
digunakan oleh CPU, hard drive, dan beberapa komponen lainnya. Seperti halnya
RAM, lebih banyak cache memori adalah lebih baik, akan tetapi biasanya cache
pada CPU dan hard drive tidak dapat diupgrade menjadi lebih banyak. Contoh yang
dapat dilihat misalnya adalah pada CPU Pentium II terdapat 512 KiloByte cache,
dan pada hard drive IBM 9LZX SCSI terdapat 4 MegaBytes cache. Seperti halnya
RAM, pada umumnya data akan dilewatkan dulu pada cache memori sebelum menuju
komponen yang akan menggunakannya (misalnya CPU). Selain itu cache memori
menyimpan pula sementara data untuk akses cepat. Kecepatan cache memori juga
menjadi unsur yang penting. Sebagai contoh, CPU Pentium II memilki cache
sebesar 12 k, dan CPU Celeron memiliki cache sebesar 128 k, akan tetapi cache
pada Pentium II berjalan pada 1/2 kali kecepatan CPU, sementara cache pada
Celeron berjalan dengan kecepatan sama dengan kecepatan CPU. Hal ini merupakan
tradeoff yang membuat kecepatan Celeron dalam hal-hal tertentu kadang-kadang
malah bisa mengalahkan Pentium II.
2.2.
JENIS MEMORI (MEDIA PENYIMPANAN)
Memori
merupakan media penyimpanan data pada komputer, yang mana media penyimpanan
data dalam computer dibagi menjadi 2 jenis yaitu :
2.2.1. MEMORI
INTERNAL
Memori
jenis ini dapat diakses secara langsung oleh prosesor. Memori internal memiliki
fungsi sebagai pengingat. Dalam hal ini yang disimpan di dalam memori utama
dapat berupa data atau program. Secara lebih tinci, fungsi dari memori utama
adalah :
Menyimpan data yang
berasal dari peranti masukan sampai data dikirim ke ALU (Arithmetic and Logic
Unit) untuk diproses.
·
Menyimpan daya hasil pemrosesan ALU senelum
dikirimkan ke peranti keluaran
·
Menampung program/instruksi yang berasal dari
peranti masukan atau dari peranti pengingat sekunder
Memori
utama terbagi dibedakan menjadi dua macam: ROM dan Ram. Selain itu, terdapat
pula memori yang disebut cache memori.
A. ROM
ROM
(Read-Only-Memori a.k.a firmware) adalah jenis memori yang isinya tidak hilang
ketika tidak mendapat aliran listrik dan pada awalnya isinya hanya bisa dibaca.
ROM pada komputer disediakan oleh vendor komputer dan berisi program atau data.
Di dalam PC, ROM biasa disebut BIOS (Basic Input/Output System) atau ROM-BIOS.
Instruksi dalam BIOS inilah yang akan dijalankan oleh mikroprosesor ketka
komputer mulai dihidupkan. Umumnya proses yang terkandung dalam BIOS secara
berurutan adalah sebagai berikut:
·
Memeriksa isi CMOS.
CMOS (Compmentary
Meta-Oxyde Semiconductor) adalah jenis cip yang memerlukan daya listrik dari
baterai. Cip ini berisi memori 64-byte yang isinya dapat diganti. Pada CMOS
inilah berbagai pengaturan dasar komputer dilakukan, misalnya peranti yang
digunakan untuk memuat sistem operasi dan termasuk pula tanggal dan jam sistem.
·
Memuat penanganan interupsi (interupt handlers)
dan pengendali peranti (device driver). Penanganan interupsi adalah program
kecil yang menjadi penerjemah antara perangkat keras dan sistem operasi.
Sebagai contoh , jika pemakai menekan tombol keyboard maka isyarat ini
dikirimkan melalui penaganan interupsi keyboard. Pengendali peranti adalah
program yang bertindak sebagai pemberi identitas bagi perangkat keras tertentu
(misalnya scanner) sehingga bisa dikenali oleh sistem operasi.
·
Menginisialisasi register dan manajemen daya
listrik
·
Melakukan pengujian perangkat keras (POST atau
the power-on self-test) untuk memastikan bahwa semua perangkat keras dalam
keadaan baik.
·
Menampilkan pengaturan-pengaturan pada system
·
Menentukan peranti yang akan digunakan untuk
menjalankan program (ex. : hard disk)
·
Mengambil isi boot sector. Boot sector juga
merupakan sebuah program kecil. Oleh BIOS program ini dimuat ke RAM dan
kemudian mikroprosesor akan mengeksekusi perintah-erintah yang sudah berada
dalam RAM tersebut.
Melalui prosedur di
atas inilah, kemudian sistem operasi (windows, linux, solaris, dll) dimuat. Selain
ROM, terdapat pula cip yang disebut PROM, EPROM dan EEPROM.
1.
PROM (Progammable Read-Only-Memori). Jika isi ROM
ditentukan oleh vendor, PROM dijual dalam keadaan kosong dan kemudian dapat
diisi dengan program oleh pemakai. Setelah diisi dengan program, isi PROM tak
bisa dihapus.
2.
EPROM (Erasable Programmable Read-Only-Memori) Berbeda
dengan PROM, isi EPROM dapat dihapus setelah diprogram. Penghapusan dilakukan
dengan menggunakan sinar ultraviolet.
3.
EEPROM (Electrically Erasable Programmable Read-Only0Memori)
EEPROM dapat menyimpan data secara permanen, tetapi isinya masih bisa dihapus
secara elektris melalui program. Salah satu jenis EEPROM adalah Flash Memori.
Flash Memori biasa digunakan pada kamera digital, konsol video game, dan cip
BIOS.
B. RAM
RAM
(Random-Access Memori) adalah jenis memori yang isinya dapat diganti-ganti
selama komputer sihidupkan dan bersifat volatile. Selain itu, RAM mempunyai
sifat yakni dapat menyimpan dan mengambil data dengan sangat cepat. Tipe RAM
pada PC bermacam; antara lain DRAM, SDRAM, SRAM, RDRAM, dan EDO RAM.
1.
DRAM (Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang secara berkala
harus disegarkan oleh CPU agar data yang terkandung di dalamnya tidak hilang.
2.
EDO RAM (Extended Data Out RAM) adalah jenis memori
yang digunakan pada sistem yang menggunakan Pentium. Cocok untuk yang memiliki
bus denagan kecepatan sampai 66 MHz.
3.
SDRAM (Sychronous Dynamic RAM) adalah jenis RAM yang
merupakan kelanjutan dari DRAM namun telah disnkronisasi oleh clock sistem dan
memiliki kecepatan lebih tinggi daripada DRAM. Cocok untuk sistem dengan bus
yang memiliki kecepatan sampai 100 MHz.
4.
SRAM (Static RAM) adalah jenis memori yang tidak
memerlukan penyegaran oleh CPU agar data yang terdapat di dalamnya tetap
tersimpan dengan baik. RAM jenis ini memiliki kecepatan lebih tinggi daripada
DRAM.
5.
RDRAM (Rambus Dynamic RAM) adalah jenis memori yang
lebih cepat dan lebih mahal daripada SDRAM. Memori ini biasa digunakan pada
sistem yang menggunakan Pentium 4.
6.
SIMM (Single in-line memori module) – Mempunyai
kapasitas 30 atau 72 pin. Memori SIMM 30 pin untuk kegunaan PC zaman 80286
hingga 80486 dan beroperasi pada 16 bit.
7.
DIMM (dual in-line memori module) – Berkapasitas 168
pin, kedua belah modul memori ini aktif, setiap permukaan adalah 84 pin. Ini
berbeda daripada SIMM yang hanya berfungsi pada sebelah modul saja.
8.
DDR SDRAM (double-data-rate SDRAM) – Ciri-ciri DDR
SDRAM sama dengan SDRAM, tetapi pemindahan data (data transfer) mendekati
kecepatan sistem jam (system clock) dan ini secara teori meningktkan kecepatan
SDRAM.
9.
DRDRAM (direct Rambus DRAM) – Dulu dikenali sebagai
RDRAM. Adalah sejenis SDRAM yang dibuat oleh Rambus. DRDRAM digunakan untuk CPU
dari Intel yang berkecepatan tinggi. Pemindahan data sama seperti DDR SDRAM
tetapi mempunyai dua saluran data untuk meningkatkan kemampuan. Juga dikenali
sebagai PC800 yang kerkelajuan 400MHz. Beroperasi dalam bentuk 16 bit bukan 64
bit. Pada saat ini terdapat DRDRAM berkecepatan 1066MHz yang dikenal dengan
RIMM (Rambus inline memori module). DRDRAM model RIMM 4200 32-bit menghantar
4.2gb setiap saat pada kecepatan 1066MHZ.
2.2.2. MEMORI
EKSTERNAL
Merupakan
memori tambahan yang berfungsi untuk menyimpan data atau program.Contoh:
Hardisk, Floppy Disk dllHubungan antara Chace Memori, Memori Utama dan Memori
eksternal. Konsep dasar memori eksternal adalah Menyimpan data bersifat tetap
(non volatile), baik pada saat komputer aktif atau tidak. Memori eksternal
biasa disebut juga memori eksternal yaitu perangkat keras untuk melakukan
operasi penulisan, pembacaan dan penyimpanan data, di luar memori utama. Memori
eksternal mempunyai dua tujuan utama yaitu sebagai penyimpan permanen untuk
membantu fungsi RAM dan yang untuk mendapatkan memori murah yang berkapasitas
tinggi bagi penggunaan jangka panjang.
BERBAGAI JENIS MEMORI EKSTERNAL
1.
Berdasarkan Jenis Akses Data
Berdasarkan jenis
aksesnya memori eksternal dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu :
DASD (Direct Access
Storage Device) di mana ia mempunyai akses langsung terhadap data.
Contoh :
·
Magnetik (floppy disk, hard disk).
·
Removeable hard disk (Zip disk, Flash disk).
·
Optical Disk.
·
SASD (Sequential Access Storage Device) : Akses
data secara tidak langsung (berurutan),
seperti pita magnetik.
2.
Berdasarkan Karakteristik Bahan
Berdasarkan
karakteristik bahan pembuatannya, memori eksternal digolongkan menjadi beberapa
kelompok sebagai berikut:
·
Punched Card atau kartu berlubang Merupakan
kartu kecil berisi lubang-lubang yang menggambarkan berbagai instruksi atau data.
·
Magnetic Disk
Magnetic Disk
merupakan disk yang terbuat dari bahan yang bersifat magnetik, Contoh : floppy
dan harddisk.
·
Optical Disk
Optical disk terbuat
dari bahan-bahan optik, seperti dari resin (polycarbonate) dan dilapisi
permukaan yang sangat reflektif seperti alumunium. Contoh : CD dan DVD
·
Magnetic Tape
Sedangkan magnetik
tape, terbuat dari bahan yang bersifat magnetik tetapi berbentuk pita, seperti
halnya pita kaset tape recorder.
BAB III
PENUTUP
3.1. KESIMPULAN
Memori
berfungsi menyimpan sistim aplikasi, sistem pengendalian, dan data yang sedang
beroperasi atau diolah. Semakin besar kapasitas memori akan meningkatkan kemapuan
komputer tersebut. Memori diukur dengan KB atau MB. Random Access Memory (RAM),
merupakan bagian memory yang bisa digunakan oleh para pemakai untuk menyimpan
program dan data. Kebanyakan dari RAM disebut sebagai barang yang volatile.
Artinya adalah jika daya listrik dicabut dari komputer dan komputer tersebut
mati, maka semua konten yang ada di dalam RAM akan segera hilang secara
permanen.
3.2. SARAN
Adapun yang menjadi saran di dalam penulisan makalah
ini,saya sangat mengharapkan agar dapat memberikan penjelasan mengenai berbagai
macam jenis memori,di era sekarang dalam upaya meningkatkan pemahaman mahasiswa
terhadap materi yang di terapkan dalam dunia pendidikan, setidaknya makalah ini
dapat memberikan gambaran atau garis besar yang mengenai memori utama hingga
dapat menjawab apa yang menjadi penghalang dalam peningkatan mutu pendidikan.
Muda-mudahan makalah ini dapat memenuhi fungsinya
serta bermanfaat bagi kita semua dalam aspek pendidikan. Tak lupa saran dan
kritik yang bersifat membangun dari dosen pembimbing yang sangat kami
harapkan guna penyempurnaan makalah ini.
DAFTRA ISI
Halaman
Kata
Pengantar................................................................................................. ii
Daftar
Isi........................................................................................................... iii
BAB
I PENDAHULUAAN............................................................................ 1
BAB
II PEMBAHASAN................................................................................ 2
1.
Memori............................................................................................... 2
2.
Jenis Memori...................................................................................... 6
BAB
III KESIMPULAN
1.
Kesimpulan........................................................................................ 11
2.
Saran.................................................................................................. 11



Lumayan. hahahhahahaha
BalasHapusmaksih banyak x bagi yg punya makalah ini aq jd mudah cari tgsku thank you
BalasHapusoke sama - sama
BalasHapus