Penjelasan tentang cara kerja teknologi touchscreen akan sangat berguna bagi anda yang masih awam dengan teknologi canggih ini. Mungkin anda masih banyak yang sering bertanya, kok bisa ya disentuh saja sudah bisa melakukan berbagai hal yang diinginkan pengguna. Banyak sekali alat atau barang berteknologi tinggi yang sudah menerapkan teknologi touchscreen ini. Misalnya saja, smartphone yang anda miliki, tablet komputer, konsole game, all in one acomputer dan lain sebagainya. Bahkan, anda tentu mengetahui bahwa teknologi ini sudah merambah juga ke bidang-bidang yang lain semisal sampai ke dalam bidang medis (kedokteran), anda juga bisa melihatnya di ATM (Anjungan Tunai Mandiri) yang juga sudah banyak menerapkan teknologi ini, bahkan sudah merambah pada bidang industri. Sungguh luar biasa sekali.
Penjelasan
secara singkat mengenai touchscreen, mungkin kurang lebih begini :
"perangkat atau tampilan visual yang dapat digunakan oleh penggunanya
hanya dengan mengontrol melalui sebuah gerakan yang sangat sederhana (multi
touch) dengan cara menyentuhkan jari / sentuhan jari". Teknologi
touchscreen memang semakin lama semakin berkembang pesat. Para produsen sangat
sadar bahwa teknologi ini memang sangat bisa diterima dan benar-benar menarik
minat para konsumen / pengguna. Berbagai macam produk teknologi mulai
disematkan dengan teknologi canggih ini.
Terkait
dengan cara kerja dari touchscreen, perlu anda ketahui dahulu mengenai beberapa
komponen penting yang ada dalam teknologi touchscreen. Pada dasarnya ada 3
jenis komponen utama yang ada dalam touchscreen. Ketiganya adalah sebagai
berikut ini :
1.
Touch sensor
Komponen pertama yaitu,
touch sensor. Komponen ini, biasanya terletak pada bagian paling luar. Ini akan
berguna sebagai penerima input perintah / sentuhan dari pengguna. Dan pada
bagian yang disentuh, akan menimbulkan sebuah aliran listrik. Jadi, ketika anda
menyentuh layar smartphone anda yang sudah touchscreen misalnya, maka area yang
anda sentuh ini akan timbul aliran listrik, sehingga akan bisa memproses
tahapan kerja selanjutnya dari teknologi touchscreen ini.
2.
Komponen kedua adalah Controller atau dalam
bahasa indonesianya adalah pengontrol.
Komponen ini merupakan
komponen yang sangat penting. Jadi, saat anda menyentuh layar touchscreen /
touch sensor anda, maka akan ada aliran listrik yang timbul. Nah, controller
inilah yang nantinya berfungsi sebagai penerima sinyal dari arus listrik yang
muncul karena sentuhan tersebut. Untuk lebih jelasnya, Komponen controller
adalah : sebuah perangkat yang berguna untuk memproses dan mengubah voltase
sinyal arus listrik yang diperoleh / diterima dari touch sensor yang kemudian
akan diteruskan atau dihubungkan ke processor atau perangkat lainnya. Jadi,
jelas, bahwa controller memiliki fungsi yang sangat vital dalam teknologi
touchscreen.
3.
Software driver
Tentu anda pernah mendengar bahkan mengenal
mengenai istilah driver bukan? iya, driver merupakan sebuah perangkat lunak.
Memiliki fungsi yang juga sangat vital sekali. Tanpa adanya driver yang terinstall,
maka secanggih apapun teknologinya, maka tidak akan bisa bekerja dengan baik /
bahkan tidak bisa bekerja sama sekali.
Nah,
itulah 3 komponen yang pada akhirnya bisa memberikan gambaran singkat mengenai
bagaimana proses kerja dari touchscreen. Nah, selanjutnya, ada beberapa jenis
teknologi touchscreen yang bisa anda baca dibawah ini.
Ada
3 Jenis teknologi touchscreen :
1.
Surface Wave touchscreen
2.
Capacitive touchscreen
3.
Resistive touchscreen


Cara Kerja Teknologi Touchscreen